Let Me Introduce Myself 

Butuh waktu 30 menit, 2 batang rokok, setengah gelas kopi hanya sekedar memikirkan kata awal. Bukan buntu melainkan terlalu banyak kata di otak yang muntah, sekaligus. Sehingga deras mengalir bagai air terjun dan saya cuma bisa memandang pelangi hasil biasan cahaya dengan tampiasannya. Indah tapi tak tergapai, cantik tapi tak terengkuh. Begitulah adanya.

Terlepas ini tanggal cantik 17-7-17, kasus bully Gundar dan Thamrin City, juga perihal belakangan ini mengenai blokir telegram yang kemudian melahirkan trending topic blokir JokoWidodo di twitter—terlepas dari itu semua. Saya cuma sebutir pasir di hamparan padang tandus, secercah sinar yang mengorbit di antara jutaan bintang dan galaksi, sebuah byte di dalam sekumpulan terabyte. Dan begitulah blog ini, terendam ke dalam hiruk pikuk dunia. Tak penting, tapi mungkin menghibur untuk kamu yang menyukai tulisan aneh nan nyeleneh. Pokoknya saya hadir untuk kamu. Siapa pun kamu. Semoga rangkaian kata ini menjadi penghantar kamu ke emosi, maaf maksud saya imajinasi. 

So, 15 menit menuju 18-7-17 dan kalo telat mungkin menjadi kurang sedikit cantik. Tanggal yang cantik menjadi awal yang baik untuk menjadi blog yang ciamik. Semoga!

Hey! Salam dari saya.

-Anu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s